The Selamatkan Yaki Team = growing!!

From April 2013, we have two “new” staff members in our team: Thirza Loffeld joined us as Education and Advocacy Coordinator and Junita Siwi became a full time employee as Education Officer. You may have noticed the word new is written in quotation marks since they are actually not strictly speaking new!

Sajak bulan April 2013, kami telah mempunyai dua staf “baru” dalam anggota tim kami. Thirza Loffeld telah bergabung bersama kami sebagai koordinator advokasi dan pendidikan dan Yunita Siwi telah menjadi karyawan full time sebagai petugas pendidikan. Anda mungkin memperhatikan bahwa kata “baru” ditulis dalam tanda kutip karena mereka sebenarnya tidak benar-benar baru.

Junita, who specialised in ecotourism for her BSc thesis, has already teamed up with Selamatkan Yaki for different projects. She participated in the 2011 and 2012 Minahasa village survey studies, in our 2012 pilot environmental education project and was in the village survey team during the Bacan island reconnaissance expedition.  

Yunita yang mengkhususkan diri dalam ekowisata untuk S1-nya, telah bergabung dengan tim Selamatkan Yaki untuk proyek yang berbeda. La mulai berpartisipasi pada tahun 2011 dan melakukan penelitian survey di Minahasa dan juga dalam proyek uji coba pendidikan lingkungan, pada tahun 2012, dan bergabung dengan tim survey desa dan melakukan ekspedisi pulau Bacan di bulan februari tahun 2013

As for Thirza, who graduated from Oxford Brookes University with a MSc in Primate Conservation, she previously volunteered with us from August to October last year and worked with Harry on our education and awareness raising programme. We are happy to have them both added to our team, which is made possible due to the combined support of all our sponsors.

Thirza adalah lulusan dari Universitas Oxford Brookes dalam MSc untuk pelestarian primata. La sebelumnya telah menjadi sukarelawan sejak bulan Agustus-Oktober tahun lalu, dan telah bekerja sama dengan Harry dalam meningkatkan program pendidikan dan kepedulian. Kami senang mereka berdua telah bergabung dalam tim. Kami yang memungkinkan kami untuk memperoleh dukungan penuh dari para sponsor.

This slideshow requires JavaScript.

While active conservation measures like our core Tangkoko Rejuvenation project are essential, we believe that awareness raising campaigns and education programmes are two key solutions to reduce the threats faced by critically endangered species. Having two full time new team members focusing on these conservation approaches will enable us to spread our message throughout the whole Minahasa region!

Meskipun tindakan konservasi aktif dari proyek utama peremajaan Tangkoko sangat penting. Kami percaya bahwa program kampanye untuk meningkatkan kepedulian dan pendidikan adalah dua kunci solusi untuk mengurangi ancaman-ancaman terhadap spesies-spesies yang terancam punah. Dengan ketambahan 2 anggota tim baru ini, yang berfokus pada pendekatan konservasi tentu akan memungkinkan kami untuk menyebarkan pesan keseluruh wilayah Minahasa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s