SY’s talk for 500 teenagers, GMIM Teenage Camp 2013!

Setelah menghabiskan waktu selama 4 jam mengemudi akhirnya, pada hari rabu tim Selamatkan Yaki tiba satu daerah yang indah, di Modoinding; mengapa kami harus datang jauh dari Manado ke tempat ini? Pada hari Kamis pagi, kami diberikan kesempatan untuk membawakan materi tentang konservasi Yaki dalam Perkemahan Kreatif Remaja Gmim 2013 di Modoinding Minahasa Selatan. Perkemahan ini adalah Agenda Tahunan Dari Komisi Remaja Sinode GMIM? Yang dihadiri kurang lebih sebanyak 1300 peserta. Saya, Thirza dan Jurriaan sangat bersemangat, karena perkemahan ini sangat besar (tahun tahun sebelumnya jumlah pesertanya mencapai 10.000 orang remaja!) dan menjadi kehormatan bagi kami Selamatkan Yaki Tim untuk berpartisipasi dalam acara ini.

After spending 4 hours driving, the Selamatkan Yaki Team finally arrived in a wonderful place called Modoinding last Wednesday evening. Why did we drive so far from Manado? On Thursday morning Selamatkan Yaki was scheduled to give a presentation about yaki conservation at the church Teenage Camp named “Perkemahan Kreatif Remaja GMIM 2013 Modoinding South Minahasa”. This camp, held by Komisi Remaja Sinode GMIM (GMIM teenage committee), had approximately 1300 participants. Me, Thirza and Jurriaan were very excited because the camp was really huge (the previous camp was attended by 10.000 teens!) and it was an honour for Selamatkan Yaki to participate in this event.

Presentasi kami awali dengan apa kata Firman mengenai penciptaan alam semesta, makhluk hidup, dan tentunya konservasi. Setelah itu kami adakan pemutaran Film tentang Yaki sang Penjaga Hutan yang di buat oleh BBC London, dan dilanjutkan dengan presentasi mengenai program kami dan Kampanye Kebanggaan yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini, dan kemudian quis juga uji coba online game Yaki. Para remaja sangat antusias dalam mengikuti presentasi. Mulai dari awal tentang apa kata firman, kemudian dilanjutkan dengan presentasi, mereka mendengarkan dengan baik, dan ketika di minta untuk ikut berpartisipasi maju ke depan untuk menjawab pertanyaan quis, dengan semangat mereka maju dan menjawab pertanyaan. Begitu juga saat ujicoba online game, remaja remaja ini semakin heboh ketika teman mereka coba untuk mainkan game ini. Momen yang sangat mengesankan!

Our presentation started with what the Bible says about the creation of the universe, all the living things, wildlife, and of course about conservation. After this we played the film “Yaki sang penjaga  hutan”, made by BBC London, followed by a presentation on our programme and upcoming Yaki Pride Campaign. Next a quiz and our brand-new Yaki online Game!  The teens were ecstatic!  From the beginning, when I explaining about what the Bible says and during the presentation, they were listening intensively, and after this they participated with great enthusiasm when we asked volunteers to join us on the stage to answer our quiz-questions and to play the Yaki online game! They all seem to enjoy our activities, especially the movie. They were very interested and the crowd was full of energy, cheering for their friend who tried the Yaki learning game. What a wonderful moment! 

Remaja remaja ini adalah generasi penerus, dan masa depan kita. Jika saat ini orang Minahasa masih berburu dan makan yaki, dengan presentasi bagi remaja ini kami berharap bahwa generasi kami yang akan datang akan lebih mengerti mengenai betapa pentingnya yaki dan seberapa vital hubungannya dengan hutan dan manusia. Dengan menghadiri perkemahan remaja GMIM ini merupakan salah satu cara dalam menjangkau lebih banyak orang lagi, dan berharap semoga mereka bisa mulai mengubah cara hidup yang ada sekarang ini, dari pemakan yaki menjadi pelindung Yaki! Dengan materi yang dibawakan ini kami juga berharap generasi ini dan mencoba untuk melestarikan satwa liar unik yang hampir punah, yang ada di di Sulawesi Utara seperti Yaki. Dan mereka akan mulai menyebarkan pesan ini kepada keluarga dan teman.  

These teenagers are our next generation, our future! These days Minahasan people still hunt and eat Yaki. With this talk we hope that our next generation will be more understanding about how important the Yaki is, and its vital relation with our forests and we humans! Attending this GMIM teenage camp is a way to reach many young people who will hopefully change the current lifestyle of Minahasan people from yaki eaters to yaki protectors!  Through our talk we hope that this young generation will start to change their ideas about conserving the endangered wildlife, unique to North Sulawesi, like the yaki, and that they will start spreading the message to their family and friends.

Selamatkan Yaki Tim mengucapkan terima kasih sealam dalamnya kepada Komisi Remaja Sinode GMIM, Panitia perkemahan Kreatif Remaja GMIM yang sudah memberikan kesempatan kepada Tim untuk bisa memberikan materi, telah melayani kami dengan sangat baik dengan penginapannya juga. Terima kasih khususnya kepada Pnt Maxi Sahensolar yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk bekerja sama, dan mempertemukan kami dengan remaja GMIM, mudah mudahan kerjasama kita akan terus terjalin di lain waktu.

 “Bersama kita bisa, bersama kita selamatkan yaki!”

The Selamatkan Yaki team would like to thank the Komisi Remaja Sinode Gmim and the Panitia perkemahan Kreatif Remaja GMIM for providing us with the opportunity to do our talk and for providing us with a really nice Guest House. A special thank you to Mr Maxi Sahensolar who gave us the opportunity to meet all these wonderful teenagers. We hope our collaboration will continue in the nearby future!

Together we will save the Yaki!

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s