Selamatkan Yaki signed partnership!

Festival Pinawetengan, 7 Juli 2013

Selamatkan Yaki menandatangani kerjasama dengan Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara. 

Selamatkan Yaki signed partnership with Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (Institute of Art & Culture North Sulawesi)!! 

Minggu kemarin adalah hari besar di Pa`Dior Tompaso Minahasa: Selamatkan Yaki berkesempatan menampilkan film dari BBC “Yaki – Sang Penjaga Hutan” dan melibatkan kelompok remaja belajar permainan tentang yaki.  Kami menjadi sorotan penting hari itu, karena kami mendapatkan kehormatan untuk menandatangani MoU (kerjasama) dengan Dr. Benny Mamoto, SH., M.Si, sebagai pimpinan Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara di depan seluruh peserta dan pengunjung festival, lebih dari 1000 orang!

Great day last Sunday at the Pa`Dior in Tompaso Minahasa: Selamatkan Yaki received the opportunity to display the BBC film “Yaki – Sang Penjaga Hutan” (Yaki – the Protector of the Forest) and involved the youth in yaki learning games. As highlight of our day, we had the honour to sign our MoU (partnership) together with Dr. Benny Mamoto, SH., M.Si, leader of Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara, in front of more than 1000 people!

Untuk Kampanye Kebanggaan Yaki yang akan datang, kami akan bekerja sama dengan Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara untuk memadukan Konservasi Yaki ke dalam budaya Minahasa.  Sejak jaman dahulu yaki telah memegang peranan penting bagi sejarah Minahasa. Macaca nigra (yaki) sangat terancam punah, karena daging mereka diburu dan juga disebabkan karena hilangnya habitat atau tempat hidupnya. Kami bekerja sama dengan komunitas local, sekolah sekolah, universitas, kelompok pecinta alam, Gereja, media dan industri musik untuk bersama kita selamatkan yaki! kami mengucapkan terima kasih sedalam dalamnya kepada Dr. Benny Mamoto, SH., M.Si yang telah membka kesempatan untuk bekerja sama dengan Selamatkan Yaki, juga kepada Bpk DR.Ir. Theogives lasut MSi yang sudah membantu kami untuk mencapai kerjasama ini sekali lagi terima kasih.

For our upcoming Yaki Pride Campaign, we are working together with Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara to integrate Yaki conservation into the Minahasan culture. From early in the Minahasan history these macaques have been playing an important role in this culture. The Critically Endangered Macaca nigra (yaki) is threatened with extinction because they are hunted for their meat and as a result of habitat loss. We are working together with the local communities, schools, universities, nature lover clubs, churches, media and music industry: together we will save the yaki! We would like to give many thanks to  Dr. Benny Mamoto, SH., M.Si for the opportunity to colaborate with Institute, and to DR. Ir; Theogives Lasut Msi who really helpful Selamatkan Yaki in this events.

This slideshow requires JavaScript.

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s