International Seminar on Forest and Biodiversity

Hello fellow nature lovers!

Hallo para pencinta lingkungan!

20130705 001It’s been a while now that I haven’t published any blog post and I would like to take the opportunity to present to you one of the recent events in which the Selamatkan Yaki team took part.

Sudah sekian lama saya tidak memposting di blog dan saat ini saya berkesempatan untuk memberitahukan kepada kalian salah satu kegiatan yang baru-baru ini tim SelamatkanYaki lakukan.

A few months ago, our dear friend Dr John Tasirin from the Synergy Pacific Institute for Sustainable Development asked us if we would be interested to contribute to the International Seminar on Forest and Biodiversity. He was co-hosting this event and was interested in having one of us making a presentation as key note speaker. Because our manager, Harry Hilser, was sadly not being able to attend, I volunteered to speak about one of our core projects: the creation of the Species Conservation Action Plan (SAP). I had participated in the creation of the SAP, by hosting our international workshop, but I was nowhere as knowledgeable as Harry on this complex document, this task promised to be interesting.

Beberapa bulan yang lalu, teman kami Dr.John Tasirin dari Synergy Pacific Institute for Sustainable Development bertanya apakah kami tertarik untuk berkontribusi pada sebuah seminar International tentang Hutan dan Biodiversity. Beliau  adalah penyelengara acara ini dan menginginkan salah satu dari kami untuk menjadi pembicara kunci di seminar ini. Namun, sayang sekali manager kami, Harry Hilser tidak dapat hadir dalam acara ini. Oleh karena itu,  saya dengan sukarela untuk menyampaikan presentasi mengenai proyek utama kami yaitu: the creation of the Species Conservation Action Plan (SAP). Saya ikut ambil bagian di dalam membuat SAP melalui International Workshop meskipun juga saya tidak sepandai Harry mengenai Dokument yang rumit ini.


Gaetan on stage with Dr John Tasirin and Mrs Ria Saryanthi.

Gaetan on stage with Dr John Tasirin and Mrs Ria Saryanthi.

The talk was scheduled for the 5th of July, 5 days after coming back from my yearly holidays. I had to prepare a 30 minutes talk, delivered in front of a conservationist audience, on a 90 pages document I hadn’t written and had just read a couple of times: challenge accepted! Here I was on the D-day morning, riding my scooter to fulfil my destiny (sorry for the cheesiness but it is a French standard). I arrived in the Novotel’s conference centre a bit early and realised that I wasn’t going to do my talk in the little nice and cosy side room as I expected. I was going to present the SAP in the main hall in front of a 300 people audience: not too bad for a first public presentation ever!

Presentasi itu dilaksanakan pada tanggal 5 july, lima hari setelah saya kembali dari liburan tahunan saya.. Saya harus mempersiapkan presentasi berdurasi selama 30 menit di depan para hadirin yang peduli dengan konservasi dari sebuah dokumen sebanyak 90 halaman yang tidak saya tulis dan hanya saya baca beberapa kali. . Tantangan tersebut saya terima!Pada pagi hari di hari H, saya mengendarai motor untuk menjalani nasib saya.. Saya tiba lebih awal di Novotel Converence Center dan sedikit terkejut ketika saya menyadari bahwa presentasi ini tidak akan dilaksanakan di ruangan yang nyaman dan kecil ini, tetapi di ruangan utama, tepatnya di depan 300 orang peserta: yah tidak terlalu buruk untuk pembicara pemula seperti saya.


Full crowd of people!

Full crowd of people!

Presentasinya berjalan dengan baik dan itu berlangsung sekitar 27 menit. Meskipun saya mengalami keringat dingin sampai ketulang belakang dan mulutkering seperti gurun Sahara, semua berjalan mulus. Para peserta bisa menerima dengan baik isi dari presentasi saya mengenai SAP, proses penulisan serta implementasinya dan  situasi terkini SAP dari Macaca Nigra. Para peserta memiliki pertanyaan berkaitan dengan SAP dan terlihat begitu menikmati akan presentasi saya, begitupun pada presentasi Dr Jhon Lovett tentang ancaman Bioversity dan Ria Saryanthi yang berbicara tentang peluang pendanaan Konservasi.

Thirza together with Mrs Ria Saryanthi from the Critical Ecosystem Partnership Fund (CEPF).

Thirza together with Mrs Ria Saryanthi from the Critical Ecosystem Partnership Fund (CEPF).

This event was a really great opportunity to expand Selamatkan Yaki’s network and to present our work to a wide audience of fellow conservationists coming from all over Indonesia. We had the chance to meet a lot of governmental officials coming from the capital, Jakarta, and many representatives of other conservation programmes like ours. We spent most of the remaining day shaking hands and talking about conservations issues or about the Sulawesi crested black macaque’s situation with wonderful people.

Acara ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat penting buat SELAMATKAN YAKI di dalam membangun jaringan serta memberitahukan mengenai program kerja kami kepada seluruh pemerhati penyelamatan lingkungan yang datang dari seluruh Indonesia. kami juga memiliki kesempatan bertemu dengan pihak pemerintah Jakarta dan para perwakilan LSM lain yang memiliki program yang sama dengan kami. Kami juga mengisi waktu kami dengan berjabat tangan satu samalain serta membicarakan tentang hal-hal yang berhubungan denga konservasi.

Thirza talking to Jufri Saini (Head of Scout Manado) and Santiago Pereira (Head of Bunaken National Park). These meetings are a great opportunity to network for our team!

Thirza talking to Jufri Saini (Head of Scout Manado) and Santiago Pereira (Head of Bunaken National Park). These meetings are a great opportunity to network for our team!

Kami benar-benar berterima kasih kepada Dr.John Tasirin dan penyelengara yang telah mengundang kami dan juga untuk sponsor kami yang telah memberikan kesempatan yang luar biasasehingga kami dapat hadir di sini, , di tempat kami berjuang untuk menyelamatkan sebuah spesis yang luar biasa yaitu: Yaki!

20130705 023That will be all for today my friends, but don’t forget:

Sekian untuk hari ini teman, jangan lupa:

Together we will save the Yaki!

Bersama-sama kita selamatkan YAKI!

Gaetan, Field Project Coordinator.

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s