~Learning with shades of green….

The last time I found myself writing here was back in February for our Bacan island expedition, so it is certainly pleasant to have found the opportunity to drape my words across what appears to have become quite an active and exciting blog!  Time for a massive post then I guess…

Terakhir  yang saya lakukan ketika itu adalah saat saya menulis tentang kepulangan saya di bulan Febuari untuk ekspedisi Pulau Bacan, tentunya ini merupakan satu kesempatan yang luarbiasa bisa menulis lagi di blog yang luarbiasa ini, dan saatnya untuk memposting…..

Always nice to visit my quaint home town of Bradford-on-Avon in the UK

Always nice to visit my quaint home town of Bradford-on-Avon in the UK

I firstly wish to express how deeply proud of our whole team I am. As you may have gathered from previous posts so much has been going on, but there has been much more in the background and on other projects as the programme blossoms. So well done all, it’s exciting to be together in this time of growth for the programme!

Pertama-tama saya ingin mengekspresikan rasa banga saya kepada seluruh teman se tim saya seperti yang saya sudah pernah ungkapkan di posting saya sebelumnya,  banyak hal yang telah di kerjakan dengan berbagai macam proyek serta program yang sudah dan sedang berlangsung.  luarbiasa semuanya, sungguh sangat menyenangkan bisa sama-sama berkembang untuk kemajuan program-program organisasi kita.

~Nice to be back in Manado...

~Nice to be back in Manado…

I arrived back to Indonesia last week from a wonderful visit to the UK, and was filled with a deep sense of warmth upon my return (and not just the humidity moistening my pits!), awash with the challenges of mounting pressures mixed with the sentimental feelings of happiness at returning. The small details, down to the jostling joyous swiftlets that dance their flights as we observe them at breakfast, to the gloriously spicy sambal (chili paste) that accompanies every meal and which I have missed dearly – I have ensured my recent lack of sambal has been made up for now and I am surprised I am not having it in my coffee at this point!

Saya tiba di Indonesia minggu lalu dari kunjungan luarbiasa saya di Iggris, dan sepanjang kepulangan saya tidak hanya di liputi kehangatan yang luarbiasa tapi berbagai tantangan ganjalan juga tekanan campuraduk dengan perasaan sentimentil rasa gembira saat kembali. Sebuah mahkluk kecil terlihat turun dorong-dorongan gembira dengan tangkas menari dan terbang ketika kami amati mereka saat makan pagi. untuk sambal kesayang saya yang sungguh saya sangat rindukan yang  biasanya selalu jadi pendamping di setiap makanan dengan keyakinan penuh akan tersaji saat ini tapi ternyata herannya tidak saya dapatkan pada saat ini!

Selamat datang (welcome) to our eco-school!

Selamat datang (welcome) to our eco-school!

So it wasn’t any time at all before my lists of tasks were longer than the paper holding them, including invitations to events and meetings coming at me from all angles. One in particular was a gathering of conservation groups just the day after my arrival (no time to settle of course, that’s not allowed!) at a certain SMPN 14 in Manado – a junior high school with a funky theme – they are an eco-school looking to gain a higher status as hyper-green (or, well, official eco-school status)! So, an event had been planned to celebrate their environmentally friendly outlook and we had been invited to be part of the community of representatives to give some inspiration and help to celebrate why it is good to keep this particular colour in mind. 

Green.....and clean! win win!

Green…..and clean! win win!

Ini samasekali belumlah apa-apa sebelum daftar tugas-tugasku melebihi kertas yang merekap semuanya dimana saya langsung di hadapi banyak sekali undangan  ivent-ivent serta pertemuan-pertemuan yang datang dari para malikat-malikat. Salah satu event yang saya harus hadiri datang dari sebuah perkumpulan konservasi dan undangan ini datang tepat sehari saat saya tiba (tentu saja tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha,dan memang ini sama sekalai tidak di perbolehkan!) undangan ini berasal dari sebuah Sekolah menengah atas yaitu SMPN 14 Manado dengan sebuah tema yang menarik sekolah ini adalah sebuah sekolah yang berpredikat eco-school dan ingin meningkatkan status mereka menjadi hyper-green jadi sekolah ini berencana  merayakan program mereka yaitu sahabat lingkungan dan sengaja mengundang kami menjadi bagian dari komonitas ini dan juga sebagai perwakilan yang bisa memberikan inspirasi membantu menyelengarakan serta menanamkan pemahaman kenapa hal ini penting.

Recycling whilst filling space with green foliage breathes more life into our living spaces

Recycling whilst filling space with green foliage breathes more life into our living spaces

What a wonderful school it was! A welcome feeling was not far off, being immediately greeted by the beaming smiles of friendly staff and helpful students. We were led through areas lush with foliage; I had never seen so many hanging plants and orchids all dangling away happily in this pretty environment that gave the school a much more outdoorsy feeling than many, full of life and colour. As we waited for other speakers to arrive, an incessantly smiling headteacher/ artist/ environmentalist led us through to their arts and culture room. This offered a splendid and diverse array of souvenirs, bags, household items made out of cheap, recycled materials – bags made from plastic rubbish, ashtrays and even monkeys (first thing I spotted of course) whittled from coconut, the ubiquitous material of North Sulawesi. Then as if to make Gaetan feel at home, on our way to plant some trees around the back we stepped into the playing field to see a monumental water vesicle-based structure – the Eiffel Tower replicated out of old plastic bottles! Of course! Another great symbol of recycling standing proud to encourage all to reduce waste and make use of what we have – something that must become a greater priority here in Indonesia.

Hordes of surprisingly attentive pupils open ears to the presentations

Hordes of surprisingly attentive pupils open ears to the presentations

Ketika kami tiba di sekolah yang sangat luarbiasa ini kami disambut dengan begitu ramah dengan senyum lebar oleh para sataff serta para siswa dan kami langsung di di antar melewati area yang lebat dengan rerimbunan daun saya tidak melihat tanaman yang bergelantungan serta angrek-angrek berjuntai dengan di lingkungan yang cantik ini yang sebenarnya bisa memberikan sekolah ini pemandangan luar yang lebih menarik lebih hidup dan berwarna. Dan Sementara menungu pembicara kunci lainya kami dibawah oleh kepala sekolah menuju ruang seni dan budaya. Di dalam tersaji dengan baik sekali bermacam-macam perhiasan tandamata, tas-tas, serta berbagai kerajinan tangan yang dibuat dari bahan-bahan bekas murah kalo tas di buat dari sampah plastik, ada Asbak, bahkan ada monyet (benda pertama yang saya lihat tentu saja) yang di buat dari batok buah kelapa  yang materialnya tersebar luas di seluruh Sulawesi Utara. Dan ada satu hal yang tentu saja membuat Gaetan terasa seperti di kampung halamanya yaitu saat kami menginjak halaman bermain terdapat sebuah replika dari menara Eiffel.

Distracted....by the foliage....

Distracted….by the foliage….

Speakers gave talks on various topics, from the Head of the Natural Resources Agency (BKSDA), the Head of the Education Department of Manado, The Forestry Research Agency, Tasikoki Rescue and Education Centre and of course myself and the lovely Yunita from Selamatkan Yaki. Gaetan did a wonderful job with the photography, thanks G! The students were attentive and receptive, and I hope these messages ride strong with them throughout their lives, spreading to friends and families and reaching wide – further encouraging the government and local communities to adopt environmentally friendly policies and recognise ourselves as part of nature as we so clearly are, and yet that many of us forget the true meaning of.

Yunita explains how we can all make positive change

Yunita explains how we can all make positive change

Para pembicara memberikan paparanya dengan berbagai topic, para pembicara antara lain kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam, kepala dinas pendidikan Manado, the Forestry Reseach Agency, Pusat Penyelamatan dan Pendidikan Tasik Oki dan tentu saja saya serta Yunita dari Selamatkan Yaki. Para siswa sangat antusias dan sangat menerima akan pemaparan dengan harapan tentu saja dengan mengikuti acara ini pesan yang mereka peroleh dari acar ini dapat mereka teruskan kepada siapa saja serta bisa mendorong pemerintah serta komonitas lokal untuk dapat mengadopsi kebijakan-kebijakan ramah lingkungan dan mengenali diri kita sebagai bagian dari lingkungan itu sendiri yang mana  banyak dari kita yang belum mengerti arti sebenarnya akan pe ntingnya lingkungan bagi kehidupan kita.

Wall of pride - some green achievements from the school for all to see

Wall of pride – some green achievements from the school for all to see

I felt a deep sense of pride to be here at this event….proud of the school, for all the staff, the highly motivated headmaster and all the students setting a good example to be more sustainable and caring to our planet; proud of my staff for working so hard and making our programme move towards our objectives; proud to be here and proud to be doing what I am doing to help these charismatic black ninjas of the forest and their leafy homes. It is this sort of thing that reminds me why I am here…and to feel supported in doing it with such a pleasant network of others.  

Until next time, keep smiling🙂 Harry

Gathering in the (French-esque) playing field for a thousand photos!

Gathering in the (French-esque) playing field for a thousand photos!

Tentu saja saya merasa bangga berada di sini dengan adanya ivent ini banga dengan sekolah ini,juga untuk semua staff, kepala sekolah yang sangat memotivasi juga buat seluruh siswa yang bisa menjadi pelopor yang baik di dalam menjaga kelangsungan planet ini, bangga juga buat semua staff kami dengan kerja kerasnya sehingga program ini bisa berjalan dengan sukses, bangga bisa di sini dan bangga dengan apa yang telah saya lakukan bisa menolong para ninja-ninja hitam berkarisma ini akan hutan mereka serta rumah rindang mereka. ini hal simpel yang selalu mengingatkan saya kenapa saya ada di sini…..dengan merasakan sebuah dukungan yang menyenangkan dari yang lain didalam melakukan semua ini.

 Sampai ketemu lagi, Harry

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s