Jono dan Stenly, wajah wajah baru untuk tim Selamatkan Yaki!

Hallo teman-teman!

Jono with his beloved son Romeo

Jono with his beloved son Romeo

Pada satu ketika di postingan mereka saya membaca bahwa mereka membutuhkan seorang sukarelawan penerjemah yang bisa kerja paruh waktu dan ini berhasil menarik saya untuk menjadi salah satu tim mereka saya langsung memasukan surat lamaran saya melalui e-mail dan beberapa minggu yang lalu saya di pangil untuk wawancara oleh  tim Selamatkan Yaki dan saya akhirnya di terima bekerja paruh waktu di organisasi ini. Tentu saja ini membuat saya gembira bergabung menjadi bagian dari organisasi yang luarbiasa ini. Alas an sederhana kenapa saya akhirnya mau bergabung dengan “SELAMATKAN YAKI” karna dalam satu sisih saya berkeyakinan memiliki kesamaan visi dan misi di dalam memandang akan pentingnya melindungi alam yang sudah sangat hancur ini serta kehidupan liar di dalamnya dari berbagai ancaman yang datang dari luar.

Rasa cinta saya akan alam sebenarnya tumbuh sejak saya duduk di sekolah menengah atas dan berkembang saat mahasiswa pada waktu itu senang tertarik dengan isu-isu konservasi alam dan kehidupan liar bahkan saya pernah terlibat dalam berbagai kegiatan penghijauan yang di laksnanakan oleh pemerintah setempat . di tahun 2001 ketika mahasiwa saya dan teman-teman pernah membentuk satu organisasi yang namanya “ NORTH CLEBES FOREST WATCH” yang konsern dan lebih menfokuskan pada pentingnya perlindungan hutan pada saat itu bahu membahu kami menjalankan berbagai program perlindungan hutan serta kampanye perlindungan hutan yang sebagian besar berlokasi di tempat-tempat umum kami semua senang melakukan semua ini namun saying di tahun 2005 karena sebagian  besar  dari kami telah selesai kuliah dan sibuk bekerja bahkan ada yag sudah nikah akhirnya program kami berhenti. Namun begitu semangat kepedulian saya akan lestarinya alam serta kehidupan liar didalamnya tetap berkobar sampai saat ini itu sebabnya kenapa saya denga antusiasnya mau bergabung dengan organisasi ini harapan saya dengan bergabungnya saya di organisasi ini saya bisa memberikan yang terbaik untuk bagi alam yang lestari serta perlidungan seluruh mahkluk hidup yang ada di dalamnya semoga, oke teman-teman sampai disini perkenalan saya jangan lupa…..

Sama-sama mari kita selamatkan Yaki!

—-

Stenly Alelo, SY's social media volunteer

Stenly Alelo, SY’s social media volunteer

Awalnya, saya membaca apa itu Selamatkan Yaki melalui situs mereka www.selamatkanyaki.com. Dari sini saya paham bahwa program konservasi satwa yang mereka lakukan sangat mulia. Saya kemudian me-like halaman facebook mereka agar mendapatkan informasi terbaru berkenaan dengan kegiatan-kegiatan mereka. Suatu ketika ada sebuah postingan di halaman facebook mereka yang mengumumkan bahwa mereka sedang mencari tenaga relawan twitter yang bertugas untuk memperbaharui status akun twitter mereka dengan informasi-informasi seperti konservasi alam, lingkungan, dan hewan. Saya menawarkan diri untuk posisi tersebut. Singkat kata, saya diterima dan bertugas membuat postingan twitter dalam bahasa Indonesia yang ditujukan untuk para followers Indonesia. Postingan-postingan saya bisa dibaca setiap hari Kamis.

Saya tertarik menjadi bagian dari tim ini meskipun tidak memiliki latar belakang sebagai seorang penggiat lingkungan karena sebagai orang lokal yang tinggal di daerah yang sama dengan yaki, saya prihatin melihat nasib satwa ini yang oleh segelintir penduduk masih dijadikan sebagai sumber makanan lezat yang mengakibatkan populasi hewan ini terus menurun karena perburuan. Saya berharap, melalui keterlibatan saya dalam program konservasi ini, walaupun mungkin sangat kecil, dapat memberikan sumbangsih berarti demi penyelamatan satwa yaki ini. Saya senang menjadi bagian dari tim selamatkan yaki karena secara pribadi saya juga belajar banyak hal khususnya tentang konservasi yaki. Semua orang yang tergabung dalam tim ini sangat berdedikasi. Mereka mengispirasi saya untuk memiliki sikap yang sama.

Akhir kata, brenti jo makang yaki! Stop jo piara yaki! Yaki lei suka mo hidop bebas sama deng torang.

Terima kasih selamatkan yaki!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s