Selamat Tahun Baru 2014!

Setelah tahun yang sangat luar biasa, kami ingin memberikan update tentang Education and Awareness Raising Project (EARS)! Sejak tahun lalu, proyek ini terfokus pada dua area kunci untuk konservasi yaki ; Kota Tomohon dan Langowan.  Kedua tempat ini memiliki pasar tradisional yang diketahui berfrekeunsi tinggi mengkonsumsi daging satwa yang hidup dihutan yang disebut “daging satwa liar” menurut data penelitian sebelumnya.  Juga jenis makaka, dimana Macaca nigra atau dikenal dengan sebutan local yaki, telah terlihat dijual di pasar-pasar ini.

Keingintahuan tentang dunia melalui mata yaki. Foto oleh Andrew Walmsley Fotografer Satwa liar.

Keingintahuan tentang dunia melalui mata yaki. Foto oleh Andrew Walmsley Fotografer Satwa liar.

Didahului survey menyeluruh selama dua setengah bulan, mewawancarai 781 responden di Tomohon dan Langowan, tim kami mengetahui bahwa lebih dari seperempat dari warga setempat yang diwawancari tidak mengetahui bahwa sebenarnya berburu atau memperdagangkan satwa langka Macaca nigra adalah illegal menurut hukum di Indonesia.  Selanjutnya, 89% responden yakin bahwa sebuah kampanye kebanggaan akan efektif untuk meningkatkan konservasi yaki.

Tim survey kami yang hebat! Dari kiri ke kanan Alfons, Myckel, Donny, Thirza, Keren, Yunita and Ruth!

Tim survey kami yang hebat! Dari kiri ke kanan Alfons, Myckel, Donny, Thirza, Keren, Yunita and Ruth!

Kami memutuskan untuk mengatur sebuah pertemuan, menyatukan pemimpin-pemimpin masyarakat dengan keahlian-keahlian di bidangnya; tokoh-tokoh agama dan institusi pendidikan, tokoh-tokoh masyarakat, kepala-kepala pasar, dan tokoh-tokoh kebudayaan.  Pada 23 November 2013, kami menjadi penyelenggara acara “Torang Bacirita : Konservasi Yaki” (Mari kita berdiskusi : Konservasi Yaki”) di museum partner kami Yayasan Institut Seni dan Budaya Sulawesi Utara di Tompaso.

Yunita memperkenalkan Tokoh Budaya Dr. Benny J. Mamoto SH. M.Si pada acara Torang Bacirita.

Yunita memperkenalkan Tokoh Budaya Dr. Benny J. Mamoto SH. M.Si pada acara Torang Bacirita.

Pembicara Utama Prof. Dr. Roeroe, Tokoh Agama dan Budaya,  Harry dan Thirza.

Pembicara Utama Prof. Dr. Roeroe, Tokoh Agama dan Budaya, Harry dan Thirza.

Pembicara utama membahas konservasi yaki dari sudut-sudut pandang yang berbeda : peranan penting yaki dalam kehidupan manusia, dari perspektif agama dan kebudayaan.  Pembicaraan ini diikuti dengan diskusi-diskusi kelompok, yang menuntun pada hasil-hasil yang sangat menarik yang menjadi dasar untuk kampanye kami.

Diskusi kelompok yang pertama adalah tentang cara-cara mana sajakah dalam bidang pendidikan dan penyadartahuan seluruh stakeholder dapat berkontribusi.  Sore harinya, diikuti oleh sesi kedua yang terfokus pada Kampanye Kebanggaan Yaki, membahas tentang pesan-pesan serta aktivitas-aktivitas apa saja yang cocok untuk merubah pengetahuan masyarakat, sikap dan perilaku sehubungan dengan konservasi yaki.

Peserta Torang Bacirita bersama-sama mendiskusikan pendidikan dan penyadartahuan konservasi yaki!

Peserta Torang Bacirita bersama-sama mendiskusikan pendidikan dan penyadartahuan konservasi yaki!

Pada waktu dan tempat yang sama pada acara ini, kami membuka Pameran Yaki yang paling pertama! Foto-foto yang indah dari yaki oleh Fotografer Satwa liar Andrew Walmsley juga dilengkapi dengan seni dan design Yaki dari seluruh dunia!

Diskusi yang produktif antara para peserta tentang peranan yaki diantara Kebudayaan Minahasa, dipicu oleh pameran yaki kami!

Diskusi yang produktif antara para peserta tentang peranan yaki diantara Kebudayaan Minahasa, dipicu oleh pameran yaki kami!

Berdasarkan usul-usul yang terkumpul pada acara “Torang Bacirita”, kami telah membuat perencanaan kampanye, yang melibatkan berbagai stakeholder. Tepat sebelum liburan, dua billboard diproduksi dan ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis di Kota Tomohon dan Langowan.

Hore! Billboard pertama kami diproduksi dan di dekat jalan yang sibuk sebelum liburan, efektif meningkatkan kesadaran tentang konservasi yaki. Terima kasih Ibu Camat Syske (Bupati Tomohon Barat) untuk mendukung tujuan kita!

Hore! Billboard pertama kami diproduksi dan ditempatkan dekat jalan yang ramai sebelum liburan, efektif meningkatkan kesadaran tentang konservasi yaki. Terima kasih Ibu Camat Syske (Bupati Tomohon Barat) untuk mendukung tujuan kami!

Setiap billboard menampilkan tokoh masyarakat, dalam hal ini kepala daerah Langowan Timur dan Tomohon Barat, termasuk pesan mereka mendukung konservasi yaki. Dengan bantuan dari sponsor tambahan, billboard lainnya akan menyusul mulai dari bulan ini dan akan menyebar ke seluruh wilayah kampanye untuk menjangkau orang sebanyak mungkin. Karena hari libur, terutama Natal, dan peningkatan perdagangan daging secara sekitar waktu ini kami juga mengadakan stand informasi di pasar tradisional Tomohon dan Langowan.

Stand informasi pada 21 Desember 2013, salah satu tanggal tersibuk di pasar tradisional Tomohon.

Stand informasi pada 21 Desember 2013, salah satu tanggal tersibuk di pasar tradisional Tomohon.

Selama empat hari tersibuk di pasar, tim kami mengangkat kesadaran tentang yaki, status mereka sangat terancam punah dan cara-cara untuk membantu konservasi yaki. Banyak relawan dari beberapa Klub Pecinta Alam membantu selama menjangkau para pengunjung pasar dari muda sampai tua di antaranya: Kelompok Pecinta Alam Langowan (Kpalang) dan Arannaka & KPAB Volcano di Tomohon. Kami membagi-bagikan stiker kampanye, poster pendidikan, dan menjual buku-buku yaki kami dan kampanye T-shirt!

Keceriaan untuk semua umur pada Stand Informasi Kampanye kami.

Keceriaan untuk semua umur pada Stand Informasi Kampanye kami.

Kami juga menyediakan spanduk informasi, kegiatan untuk anak-anak di mana mereka bisa membuat masker yaki mereka sendiri, dan lebih dari 200 orang menandatangani Banner Konservasi Yaki kami untuk menunjukkan dukungan mereka! Kami sangat senang bagaimana masyarakat setempat telah menerima kegiatan pendidikan dan peningkatan kesadaran kami selama tahun 2013 yang produktif dan kami berharap untuk melanjutkan kampanye kami di tahun baru ini!

Tim Tomohon kami yang menakjubkan!

Tim Tomohon kami yang menakjubkan!

Untuk EARS 2014 kata kunci adalah : Kolaborasi, berbagi informasi dan peningkatan kapasitas! Bersama-sama kita bisa membangun dasar yang kuat untuk konservasi Macaca nigra dan spesies langka lainnya di negeri ini Indonesia indah!

Atas nama tim kami, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas minat Anda dan dukungan dari program kami! Silakan lihat blog kami di situs ini untuk penjelasan lengkap dari masing-masing kegiatan kampanye kami sejauh ini, termasuk berbagai foto lucu, menarik dan indah yang diambil oleh tim kami.

Selamat tahun baru dan semoga kebahagiaan, kesuksesan, kesehatan di 2014 serta di tahun-tahun mendatang! Tim Selamatkan Yaki.

Selamat tahun baru dan semoga kebahagiaan, kesuksesan, kesehatan di 2014 serta di tahun-tahun mendatang! Tim Selamatkan Yaki.

Semoga yang terbaik di 2014 untuk anda semua!

Thirza

Koordinator Pendidikan dan Advokasi Selamatkan Yaki.

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s