Selamatkan Yaki Team talk about Conservation Education – Tim Selamatkan Yaki mengajarkan Pendidikan Konservasi

Pada tanggal 7 Desember 2013 yang lalu, tim Selamatkan Yaki diundang oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Sulawesi Utara untuk memberikan materi Pendidikan Konservasi pada kegiatan Perkemahan Konservasi yang dilaksanakan di TWA Batu Putih.  Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional tahun 2013 yang jatuh pada tanggal 29 November. Peserta perkemahan berjumlah 35 orang, terdiri dari anggota FK3I dan Gerakan Pramuka Saka Wanabakti Cabang Kota Manado yang merupakan siswa-siswa dari tingkat SMP, SMU dan SMK di Kota Manado, serta mahasiswa dari UNSRAT dan UNIMA.

Selamatkan Yaki was invited by the Communication Forum “Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda North Sulawesi” on November 7th 2013 to talk about Conservation Education at a Conservation Camp in Tangkoko Nature Reserve, Batuputih. The event was held to celebrate the National Tree Planting Day, on November 29th 2013.  There were 35 participants in total, including the members of FK3I and the Saka Wanabakti Boy Scout Manado representing junior and senior high school students in Manado, as well as students from the University in Manado (UNSRAT) and the Manado State University in Tondano (UNIMA).

Pohon Beringin Lubang,TWA Tangkoko

Pohon Beringin Lubang,TWA Tangkoko

Tim Selamatkan Yaki yang diwakili oleh Edies & Yunita, menyampaikan materi yang diawali dengan memperkenalkan program Selamatkan Yaki serta kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan di Sulawesi Utara. Dilanjutkan dengan penjelasan tentang Pendidikan Konservasi dan peran yang dapat dilakukan oleh setiap orang dalam melaksanakan dan menyebarluaskan kegiatan konservasi.

IMG_4333

The Selamatkan Yaki team was represented by Edies & Yunita and their talk started by introducing the Selamatkan Yaki programmes and our current and future activities. This was followed by an explanation of Conservation Education and the important roles that people can have in the implementation of conservation activities.

Pendidikan Konservasi atau bisa juga disebut Pendidikan Lingkungan adalah proses membangun populasi dunia yang sadar dan peduli mengenai lingkungan dan permasalahan yang terkait di dalamnya, dan memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap, motivasi dan komitmen untuk bekerja secara sendiri dan bersama menuju pemecahan masalah yang ada dan mencegah masalah lingkungan yang baru (Unesco 1978).

Conservation education or the Environmental Education is the process of building a world population that is aware and concerned about the environment and its associated problems, the knowledge, skills, attitudes, motivations and commitment to work individually and together towards solving existing problems and prevent new environmental problems (UNESCO 1978).
1543387_557253061026888_134871911_n

Selanjutnya, sesi tanya jawab terkait pendidikan konservasi maupun kegiatan dari Selamatkan Yaki yang sangat produktif. Peserta perkemahan bertanya tentang “Siapa saja yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Selamatkan Yaki dan bagaimana caranya bisa berpartisipasi?” Tim SY menyampaikan bahwa “Banyak pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan selamatkan Yaki termasuk para tokoh adat di Sulut, tokoh agama, akademisi, musisi dan masih banyak lagi yang lain. Dengan mendukung aktivitas kami, memberitahu keluarga dan kerabat tentang pentingnya yaki dalam kehidupan serta status mereka yang terancam punah serta tidak bisa dipelihara, diburu, dan diperdagangkan, karena yaki dilindungi UU Indonesia, maka anda telah berpartisipasi dengan program kami. IMG_4338

Furthermore, the discussion session related to the education and conservation activities of Selamatkan Yaki were very productive. One of the question was “Who has been participating in the Selamatkan Yaki’s activities and how to join?” SY team said that “Many people have been participating in our activities including elders, religious leaders, academics, musicians and many others in North Sulawesi. By joining and supporting our activities, by letting your family and friends know about how special the yaki is in our lives, that they are endangered, should not be kept as pet, nor hunted or traded, because they are protected by Indonesian law, then you are already participate in our programme”.

1558874_557254177693443_2070885400_nDan pada bagian akhir tak lupa pula disampaikan kepada seluruh peserta bahwa saat ini kegiatan Selamatkan Yaki mendapat dukungan dari grup band paling terkenal saat ini yaitu SLANK, serta mereka secara sukarela bersedia menjadi Duta Yaki. 

At the end of the talk, we did not forget to mention that the activities of Selamatkan Yaki has been supported by the most famous Indonesian band SLANK, who are now our Yaki ambassadors.

Salam Konservasi!

Edies & Yunita

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s