Teachers Training Workshop by TCE (PKT)

Teachers Training Program participants and committees. | Peserta dan panitia Kegiatan Pelatihan Guru

Teachers Training Program participants and committees. | Peserta dan panitia Kegiatan Pelatihan Guru

Pendidikan Konservasi Tangkoko (PKT) menggelar pelatihan guru selama 3 hari untuk guru-guru dari sekolah yang termasuk dalam program PKT. Dimulai tanggal 28 Agustus di aula SMP Negeri 2 Bitung, rangkaian kegiatan pelatihan yang berlangsung hingga tanggal 30 Agustus dibuka dengan sambutan selamat datang oleh Stephan Lentey dari Macaca Nigra Project, Bapak Marjudie Menajang dari Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Sulut, juga Bapak Sudiyono dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara yang turut menghimbau agar guru-guru lebih giat mengajak para siswa mengunjungi kawasan-kawasan konservasi di Sulawesi Utara. 

Marjudie Menajang from North Sulawesi Education Department welcoming participants and opening the event

Marjudie Menajang from North Sulawesi Provincial Education Department welcoming participants and opening the event. | Bapak Marjudie Menajang dari Dinas Pendidikan Nasional Propinsi SuLut menyambut peserta dan membuka kegiatan.

Tangkoko Conservation Education (TCE) organized a 3-day training program for teachers from schools that are part of the TCE program. Starting on August 28th at the hall of SMP N 2 Bitung, the training kicked off with welcome statements by Stephan Lentey from Macaca nigra Project, Mr. Marjudie Menajang from the North Sulawesi Provincial Education Department, as well as Mr. Sudiyono from the North Sulawesi Office of Conservation of Natural Resources who also encouraged teachers to take their students on trips to visit conservation areas in North Sulawesi more often.

Sesudah sambutan-sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi mengenai Kurikulum 2013 oleh Ibu Dra. Kenny Mamahit dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Bitung, serta presentasi program oleh Mathilde Chanvin dari Pendidikan Konservasi Tangkoko (PKT) dan Yunita Siwi dari Selamatkan Yaki (SY). Topik pelajaran di hari pertama mencakup pengetahuan dasar lingkungan, ekosistem serta keragaman hayati, flora dan fauna di Indonesia dan Sulawesi, lebih khususnya yaki. Tim dari PKT yang beranggotakan Mathilde, Nona dan Deity memberikan penjelasan mengenai tiga topik pelajaran pertama, dilanjutkan oleh Caroline untuk menjelaskan lebih dalam tentang yaki.

Dra. Kenny Mamahit from the Bitung Education and Sports Department explaining about the new 2013 Curriculum, also known as K-13. | Dra. Kenny Mamahit dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Bitung menjelaskan tentang Kurikulum 2013, atau biasa disebut K-13.

Dra. Kenny Mamahit from the Bitung Education and Sports Department explaining about the new 2013 Curriculum, also known as K-13. | Dra. Kenny Mamahit dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Bitung menjelaskan tentang Kurikulum 2013, atau biasa disebut K-13.

The opening remarks were followed by a presentation about the 2013 Curriculum by Dra. Kenny Mamahit from the Bitung Education and Sports Department, as well as program presentations by Mathilde Chanvin from Tangkoko Conservation Education (TCE) and Yunita Siwi from Selamatkan Yaki (SY). Lesson topics for Day 1 consisted of basic environmental knowledge, the ecosystem and biodiversity, floras and faunas of Indonesia and Sulawesi, more particularly yaki. TCE team consisting of Mathilde, Nona and Deity explained about the first three lessons, followed by a more in-depth explanation about yaki by Caroline.

Selain berbagai presentasi dan penjelasan, dibuka juga sesi tanya jawab bagi peserta yang ingin menayakan hal-hal seputar lingkungan dan konservasi. Dibantu oleh Martha dari Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki (PPST), berbagai pertanyaan dilontarkan oleh peserta yang antusias mencari tahu lebih banyak mengenai alam dan satwa Sulawesi Utara.

Other than various presentations and explanations, there was also a Q&A session for participants who wanted to ask about the environment and conservation. Assisted by Martha from Tasikoki Wildlife Rescue Center, various questions were fired by participants whom were enthusiastic towards knowing more about North Sulawesi nature and wildlife.

Lessons for Day 1: Basic Environmental Education, Ecosystem & Biodiversity, Floras and Faunas of Indonesia & Sulawesi, and last but not least, Yaki! | Pelajaran Hari ke-1: Pendidikan Dasar Lingkungan, Ekosistem & Keragaman Hayati, Flora dan Fauna di Indonesia & Sulawesi, serta Yaki!

Lessons for Day 1: Basic Environmental Education, Ecosystem & Biodiversity, Floras and Faunas of Indonesia & Sulawesi, and last but not least, Yaki! | Pelajaran Hari ke-1: Pendidikan Dasar Lingkungan, Ekosistem & Keragaman Hayati, Flora dan Fauna di Indonesia & Sulawesi, serta Yaki!

Hari pertama kegiatan pelatihan guru banyak diisi dengan bahan teori, namun peserta tidak terlihat keberatan; mereka terus memperhatikan materi yang diberikan oleh tim penyelenggara dan aktif dalam menyuarakan pendapat maupun pertanyaan. Pada hari kedua dan ketiga pelatihan, para peserta mengunjungi masing-masing Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki dan TWA Tangkoko-Batuputih, di mana mereka dapat mempelajari alam dan satwa Sulawesi Utara secara langsung!

Day 1 of the teachers training program was filled with theoretical materials, but the participants didn’t look burdened by it all; they listened and paid attention to what was given by the committee and stayed active in voicing their opinions and questions. Day 2 and 3 of the training, the participants got to visit Tasikoki Wildlife Rescue Center as well as Tangkoko-Batuputih Nature Recreation Park, respectively, where they got to learn more about North Sulawesi nature and wildlife directly!

Ini adalah langkah pertama yang baik dalam memperkenalkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup pada para guru. Kami berharap para peserta dapat mengembangkan informasi yang mereka terima dalam program pelatihan ini dan menyertakan pendidikan lingkungan hidup dalam rencana mengajar mereka. Selamat kepada PKT yang telah menyelenggarakan event hebat ini; kami tidak sabar untuk berkolaborasi lagi di masa depan!

This was a great first step in getting teachers acquainted with the basics of environmental education. We hope that the participants will be able to build upon the information they gained during this training program and incorporate environmental education into their lesson plans. Congratulations to TCE for organizing such a wonderful event; we look forward to more collaboration in the future!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s