FMKH Day Trip Part I: Kasawari and Duasudara to TWA Batuputih

Pelaksanaan Day Trip bagi peserta Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) untuk dua kelurahan yakni Kelurahan Kasawari dan Duasudara telah dilaksanakan pada tanggal 13 November 2014, berlokasi di TWA. Batuputih. Tujuan kegiatan FMKH Day Trip yaitu untuk lebih memperkenalkan kawasan wisata alam dan keanekaragaman hayati, khususnya bagi masyarakat peserta FMKH dimana anggota forum ini adalah masyarakat yang tinggal di sekitar CA. Tangkoko dan CA. Duasudara.

On November 13 2014, the day trip to TWA Batuputih for Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) has been done for Kasawari and Duasudara village. The main reason of this day trip is to introduce the tourism area and biodiversity to the member of this forum which are people that live surrounding Tangkoko and Duasudara Nature Reserves. 1

Kegiatan hari ini diawali dengan briefing singkat oleh Bapak Edies (Selamatkan Yaki) untuk pengecekan jumlah peserta, penjelasan singkat tentang TWA. Batuputih dan hal-hal yang yang terkait dengan pelaksanaan FMKH Day Trip beserta Kode Etik bagi pengunjung dalam memasuki kawasan wisata alam Batuputih. Total peserta yang ikut dalam FMKH Day Trip hari ini berjumlah 42 orang.

It started with short briefing given by our Tangkoko Project Officer Edyson at the entrance, while checking the number of the participant as also gave a short explanation about the TWA Batuputih and the most important is the Code of Conduct for visitor. There were 42 participants of the day.

2Peserta sangat bersemangat dan langsung berjalan memasuki hutan setelah briefing singkat. Tidak jauh setelah meninggalkan Pos 1, terlihat sekelompok Yaki di pantai. Rambo dua! Perjalanan yang mudah! Turis biasanya harus melakukan sedikit trekking untuk dapat bertemu kelompok Yaki, karena itu mereka sangat beruntung kali ini.

All participant were excited and went straight to the forest after the short briefing. Just for a little walk not far from the first post, a group of Yaki were seen on the beach. That’s Rambo 2! What an easy walk! Tourist normally has to do a little bit trekking to find the Yaki, so they were lucky.

Pengamatan Yaki dilakukan sambil menyusuri jalan pantai berlangsung kurang lebih 2 jam. Setelah puas memperhatikan perilaku Yaki yang baru pertama kali mereka lihat di alam liar, suguhan snack dan kopi hangat beserta menyambut di Pos 2. Partner kami3 Stephan Lentey dari Macaca Nigra Project membantu memperkenalkan Yaki lebih dalam serta membuka kesempatan berdiskusi dengan para peserta. Terima kasih Stephan🙂

It was about two hours the participant followed the Yaki by the beach. After satisfied with quite a show from the monkeys, snacks and coffee were waiting at Pos 2. Our partner Stephan Lentey from Macaca Nigra Project has also helped us introducing more about Yaki followed by discussion with the participants. Many thanks Stephan🙂

Tangkoko benar-benar indah. Kami pun mengunjungi Macaca Nigra Project yang bertempat di Pos 3 yang menyambut kami dengan makan siang. Canda tawa silih berganti dari peserta maupun pemateri sampai pada diskusi sesi II. Akhirnya FMKH Day Trip ini diakhiri dengan doa oleh salah satu peserta. PUAS dan KAGUM!!! seperti itu mimik wajah yang terpancar dari peserta FMKH Day Trip hari ini!

Tangkoko is truly beautiful. We were also visiting Pos 3 which is the base of Macaca Nigra Project that hosted us with lunch. Smiling and laughing were framing our activities. The day was ended by a prayer for one of the participants. Satisfied and amazed, that was we can describe to see their expression.4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s