Perjuangan kami melawan kepunahan: “Musik adalah senjata dan lirik adalah amunisinya!”

 Our fight against extinction: “Music is the weapon and lyrics are the ammunition!”

Band Bloodlines

Band asal Manado Bloodlines, Duta Yaki untuk generasi baru Manadonese band Bloodlines,Yaki Ambassadors for the new generation

Manado 16 April 2015 – Akhir pekan ini para penggemar musik akan membanjiri GodBless Park Manado dengan adanya penampilan dari band-band besar seperti Burgerkill, Taring dan Seringai. Di antara band-band ini adalah Bloodlines, yang pertama dari jenisnya di Manado dan sudah ada sejak tahun 2000, yang akan tampil pada hari Sabtu, 18 April. Bloodlines yang beranggotakan 6 orang ini telah menjadi Duta yaki sejak September 2014 dan secara aktif mendukung upaya konservasi di Sulawesi Utara. “Selain musik, kami juga tertarik dengan upaya konservasi,” kata Ade, salah satu vokalis Bloodlines, “karena upaya-upaya konservasi dapat berhasil jika turut didukung oleh masyarakat.” Pada bulan September 2014, para anggota Bloodlines memasuki panggung Manado Wheels Automorfosa Auto Contest di Lion Plaza, memakai kaos dengan logo dan slogan Kampanye Kebanggaan Yaki kami. Setelah penampilan yang luar biasa, band ini menutup penampilan mereka dengan menjelaskan mengenai yaki dan ancaman yang mereka hadapi, sambil membagikan flyer mengenai program konservasi Selamatkan Yaki. “Sudah lumayan lama sejak kami pertama mendengar tentang Selamatkan Yaki, sekitar tahun 2011, melalui teman-teman pencinta alam saat kami masih di universitas. Sekarang kami akhirnya menemukan kesempatan untuk menyuarakan keprihatinan tentang monyet langka ini!” para anggota Bloodlines menjelaskan. Manado 16 April 2015 – This weekend music fans will pour into the GodBless Park with big bands playing such as Burgerkill, Taring and Seringai. Among these bands is the band Bloodlines, the first of its kind in Manado and have been around since 2000 who will perform on Saturday 18 April. Bloodlines, existing of 6 members, have been yaki ambassadors since September 2014 and actively support conservation efforts in North Sulawesi. “Apart from music, we are also interested in conservation efforts,” says Ade, one of Bloodlines’ vocalists, “because conservation of wildlife populations can be successful if supported by the community.” In September 2014, the members of bloodlines marched onto the stage of Manado Wheels Automorfosa Auto Contest in Lion Plaza, wearing T-shirts with the Yaki Pride Campaign logo and slogan. After an amazing performance, the band finished with a speech about the yaki and the threats that they face, while handing out pamphlets about the Selamatkan Yaki conservation programme. “It had been a while since we first heard about Selamatkan Yaki, around 2011, through our nature-loving friends, whom at the time were in university. Now we finally found the opportunity to give voice to our concerns about this endangered monkey!” members of Bloodlines explain.

Bloodlines performing at Manado Mayhem festival while wearing Yaki Ambassador T shirts

Bloodlines performing at Manado Mayhem festival while wearing Yaki Ambassador T shirts

Yaki (Macaca nigra) adalah spesies primata yang endemik, yang artinya spesies yang hanya hidup secara alami di Sulawesi Utara dan tidak ada di tempat lain di dunia. Sayangnya, yaki sangat terancam punah karena adanya perburuan dan perambahan hutan, serta jumlah populasi mereka yang telah menurun lebih dari 80% dalam 40 tahun terakhir, meskipun dilindungi oleh hukum nasional. “Melihat secara langsung kegiatan-kegiatan yang merusak lingkungan hidup di sekitar kita, juga melihat yaki yang dijadikan makanan oleh orang-orang rakus yang ingin memakan segala yang hidup, mengilhami kami untuk menjadi bagian dari upaya konservasi yaki”, kata Ade. Tapi bagaimana musik dapat membantu konservasi yaki? Menurut Bloodlines, “Musik dapat menjangkau golongan masyarakat yang mungkin pada awalnya belum begitu akrab dengan masalah-masalah lingkungan, dan melalui musik kita bisa menyampaikan pesan-pesan mengenai masalah lingkungan tersebut. Musik adalah senjata dan lirik adalah amunisinya!” The yaki (Macaca nigra) is an endemic primate species, which means that they only live in North Sulawesi and nowhere else in the world. Unfortunately, the yaki is Critically Endangered due to hunting and deforestation with their population number declining over 80% in the last 40 years, despite being protected by national law. “Seeing for ourselves all the activities that harm the environment around us, as well as seeing that yaki are being consumed by greedy people who want to eat any living thing inspired us to become part of yaki conservation efforts,” says Ade. But how can music help yaki conservation? According to Bloodlines, “Music can reach different groups of society which have yet to be exposed to environmental issues. Through music we can convey messages about these environmental issues. Music is the weapon and lyrics are the ammunition!”

This slideshow requires JavaScript.

Strategi Bloodlines dalam berkontribusi untuk konservasi yaki sangatlah jelas: “Menyelipkan pesan-pesan konservasi di acara-acara musik yang kami hadiri,” jelas Ade, “mengenai betapa pentingnya yaki bagi hutan Sulawesi Utara dan bagi kehidupan masyarakat Minahasa. Melalui kerjasama dengan program konservasi seperti Selamatkan Yaki, kami membantu memberikan suara bagi yaki dan berharap dapat memenangkan perjuangan melawan kepunahan!” tukasnya. Bloodlines strategy of contributing to yaki conservation is clear:By slipping in conservation messages at all the music events that we participate in”, clarifies Ade, “about how important the yaki is for the forest in North Sulawesi and the lives of the Minahasan people, and through collaboration with conservation programmes like Selamatkan Yaki, we give voice to the yaki and hope to win his fight against extinction!”

Loud praise from the fans after their last song

Loud praise from the fans after their last song

Ayo lihat orang-orang inspiratif ini beraksi! Bergabunglah di konser mereka di Godbless Park Manado pada Sabtu, 18 April 2015 (gratis, mulai pukul 17.00) dan beli kaos Yaki Ambassador Bloodlines x Selamatkan Yaki (edisi terbatas) yang akan tersedia di konser, atau silahkan pesan melalui Facebook: http://www.facebook.com/Bloodlines See these inspiring guys in action! Join their concert at the GodBless Park Manado on Saturday, 18 April 2015 (free entrance, starting at 17:00) and buy  the Bloodlines x Selamatkan Yaki Ambassador T shirt (limited edition) available at the concert, or order now through Facebook: http://www.facebook.com/Bloodlines

Email: wearebloodlines@gmail.com Facebook: www.facebook.com/Bloodlines

Bloodlines band members and our Selamatkan Yaki members, together we can save the yaki!.jpg

Bloodlines band members and our Selamatkan Yaki members, together we can save the yaki!.jpg

Bloodlines concert

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s