Stand Informasi tentang Yaki hadir di pasar Airmadidi

Yaki information stand come to Airmadidi’s market

1434764784564-2Sabtu 20 Juni 2015 lalu, Selamatkan Yaki kembali mengadakan kegiatan stand informasi di pasar Airmadidi, Minahasa Utara. Tujuan diadakannya stand informasi adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan cara berbagi langsung kepada masyarakat informasi tentang Yaki, yang merupakan satwa yang hanya ditemukan di Sulawesi Utara, dilindungi oleh Undang-undang No. 5 Tahun 1990 dan keberadaannya sudah sangat mengkhawatirkan karena jika tidak dilestarikan maka kepunahan akan menghadangnya.

On Saturday, June 20th 2015, Selamatkan Yaki held an information stand in Airmadidi market, North Minahasa. Information stands are meant to raise the community awareness through direct conversation with the people about the yaki, an animal only found in North Sulawesi, protected through national laws and with facing a worrying population decline that could lead to extinction.

DSC_8014Kegiatan stand informasi dari program Selamatkan Yaki sudah beberapa kali dilaksanakan sebelumnya di area kampanye tahun pertama yaitu Langowan dan Tomohon. Stand informasi merupakan bagian dari Kampanye Kebanggaan Yaki, sebuah kampanye yang dicanangkan oleh Selamatkan Yaki untuk menggalang rasa bangga masyarakat terhadap satwa endemik Sulawesi Utara ini. Kegiatan stand informasi di Langowan dan Tomohon mendapatkan tanggapan yang baik dari masyarakat dengan pengunjung kurang lebih 1600 orang. Untuk tahun kedua ini, program Kampanye Kebanggaan Yaki difokuskan di Bitung dan Airmadidi, di mana Bitung merupakan lokasi harapan terakhir dari bagi Yaki untuk bisa hidup dan berkembang biak secara alami yaitu Cagar Alam Tangkoko serta Airmadidi yang relatif dekat dengan hutan lindung Gunung Klabat.

Selamatkan Yaki’s information stands has previously been held several times in their first-year campaign areas of Langowan and Tomohon. Information stands are part of the Yaki Pride Campaign, a campaign initiated by Selamatkan Yaki to instil a sense of pride in the people towards this endemic animal of North Sulawesi. Information stands in Langowan and Tomohon were well-received by the community, garnering approximately 1600 visitors. For this second year, the Yaki Pride Campaign will be focused in Bitung and Airmadidi, with Bitung being the last surviving hope for the yaki to live in a natural habitat in Tangkoko Nature Reserve, and Airmadidi being situated relatively closely to Mount Klabat Forest Reserve.

DSC_7993

Let’s put color on our Yaki mask!

Pasar merupakan pusat keramaian di mana terjadi aktivitas perdagangan dan ekonomi lainnya dan dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat. Dengan pertimbangan ini maka Selamatkan Yaki mencoba mendekati masyarakat lewat dibukanya stand informasi di pasar dan membagikan informasi sebanyak-banyaknya kepada pengunjung pasar. Kali ini walaupun diguyur hujan deras tapi masyarakat cukup antusias dalam mendengarkan informasi yang dibagikan oleh Asisten Pendidikan Selamatkan Yaki Caroline Tasirin dan Yohanes Sambuaga yang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat.

DSC_7982

Our partner Tangkoko Conservation Education took part on the day.

Markets are trade centres for the local community, and are visited by a wide variety of demographics. To reach these groups, Selamatkan Yaki opened an information stand in the heart of the market and shared information with market visitors. Despite the heavy rain, people showed interest in the information being shared by Selamatkan Yaki’s Education Assistants, Caroline Tasirin and Yohanes Sambuaga, who also answered their questions.

Dengan bantuan dari mitra kami Pendidikan Konservasi Tangkoko (PKT), KMPA Tunas Hijau Airmadidi dan Duta dari Yaki Youth Camp 2015, sosialisasi ini bisa berjalan dengan baik dan juga mendapatkan perhatian khusus dari anak-anak pengunjung pasar karena mereka bisa belajar sambil bermain, yaitu dengan mewarnai dan membuat topeng Yaki. Selain itu masyarakat juga memperoleh stiker gratis dan penjelasan tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan jika kita melihat atau mendapatkan Yaki yang dijual ataupun yang dijadikan piaraan.

With the help of our partners Tangkoko Conservation Education (TCE), KMPA Tunas Hijau Airmadidi and our Ambassador from Yaki Youth Camp 2015, the information stand was a success and earned particular interest from the local children through fun, educational activities, namely colouring sheets and yaki masks. Visitors also got free stickers and got an explanation regarding what to do if they saw or found yaki being sold or kept as a pet.

DSC_8031

Not only admiring the pictures, children find out lots of info about the Yaki.

Mengingat semakin dekatnya acara pengucapan syukur di daerah Minahasa ini maka Selamatkan Yaki akan terus mensosialisasikan Kampanye Kebanggaan Yaki ini dengan harapan ancaman terhadap Yaki dari konsumsi diharapkan akan berkurang. Dalam beberapa bulan ke depan Selamatkan Yaki akan melanjutkan terus stand informasi ini di pasar-pasar yang lain di Bitung dan Airmadidi serta akan kembali berkunjung ke Langowan. Sampai bertemu di kunjungan berikut!

With Minahasan thanksgiving drawing near, Selamatkan Yaki will continue Yaki Pride Campaign activities, with the hope that threats towards the yaki, particularly through bushmeat trade, will decrease. Within the next few months Selamatkan Yak will continue this information stand in other markets in Bitung and Airmadidi and will also visit Langowan again. We’ll see you at our next information stand!

Torang jaga Yaki karna torang peduli! Together we will save the Yaki!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s