Dirgahayu Indonesia dari Batuputih Bawah dan Kasawari

Ale the winnerMoment 17an tidak dapat dilupakan oleh seluruh anak bangsa di bumi pertiwi Indonesia tercinta ini. Setiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya seluruh anak bangsa ini mulai dari Sabang sampai Merauke tumpah-ruah dalam hiruk-pikuk perayaan hari kemerdekaan, mulai dari pemasangan bendera di depan rumah, membuat pagar serta mengadakan lomba di desa/ kelurahan masing-masing semuanya dilakukan dengan kegembiraan untuk merayakan hari kemerdekaan.

17 August is the most unforgettable moment time for all citizens in Indonesia. Same date every year, all people around the continent country from Sabang to Merauke spilled over in the seethe of Independence Day of Indonesia, starting by put pulling the flag up in front of every houses, painting the fences into red and white same color with as the National flag, and some community activities such as racing competitions, dance with balloons, all fun stuff to celebrate the special day.

Nah! Kali ini tim Selamatkan Yaki berkesempatan untuk merayakan hari kemerdekaan tahun ini bersama dengan masyarakat di kelurahan Batuputih Bawah dan kelurahan Kasawari. Simak ceritanya!

This time, our team had a chance to celebrate the day together with people in Batuputih Bawah and Kasawari village. Read the story!

Perlu diketahui bahwa kelurahan Batuputih bawah dan kelurahan Kasawari adalah dua desa dari sekian desa yang berada disekitar Cagar Alam Tangkoko. Berbatasan langsung dengan Cagar Alam keberadaan desa-desa tersebut sangatlah penting bagi kelangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati didalam kawasan Cagar Alam. Oleh karena itu Program Selamatkan Yaki melalui project Tangkoko memberikan perhatian khusus bagi desa-desa disekitar Cagar Alam dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya konservasi hutan bagi kelangsungan hidup alam sekitar dan manfaatnya kepada masyarakat. Untuk tujuan itu maka dibentuklah Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) di 5 desa sekitar Cagar Alam yaitu: FMKH Batuputih Bawah, FMKH Duasudara, FMKH winenet 1, FMKH Pinangunian dan FMKH Kasawari.

Batuputih Bawah and Kaswari are two of a few villages surrounded surrounding Tangkoko Nature Reserve s. Located next to the reserves these villages are playing an important role to the continuation of the ecosystem and the biodiversity. That is why Selamatkan Yaki, through the Tangkoko Rejuvenation Project is focusing at conservation activities in these villages, to get them involved more in conservation action for to protect the forest. That is one reason of for the establishment of Forest Conservation Society Forum (FMKH) in five villages; Batuputih Bawah, Duasudara, Winenet 1, Pinangunian, and Kasawari.

crowd

The crowd in Panjat Pinang.

Tahun ini, Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) Batuputih Bawah berinisiatif untuk mengadakan Kegiatan lomba Panjat Pinang yang di padukan dengan acara sosialisasi tentang melindungi alam dan satwa terlebih khusus Yaki yang saat ini sedang terancam punah. Tim Selamatkan Yaki berkolaborasi dengan Mahasiswa KKN Unsrat, Ormas Divisi Bela Negara dan seluruh warga masyarakat Batuputih Bawah menyukseksan acara ini.

This year, the members of FMKH of Batuputih would love to combine the celebration of Independence Day with an informal socialization presentation to other members of the community about protecting the nature and wildlife especially the critically Critically Eendangered yaki. Our team collaborated with students from KKN (placement students) from the Unsrat University of Sam Ratulangi Manado (UNSRAT) as the organizer of the event, Ormas Divisi Bela Negara (local community group), and all people from Batuputih Bawah had enjoyed an eventful great succeed to the day.

Perjalanan hari itu dimulai pukul 10 pagi, beberapa anggota tim kami; Harry, Edyson, Ance, dan Caroline bergegas mempersiapkan diri untuk berangkat menuju ke kelurahan Batuputih Bawah. Semua kebutuhan selama kegiatan, mulai dari tenda info stand, banners, yaki magz, sticker kampanye selamatkan yaki dan beberapa baliho dukungan dari group music Slank, serta juga hadiah-hadiah yang akan menjadi penyemangat bagi peserta lomba telah rapih di dalam mobil. Setelah mengemudi selama kurang lebih dua jam setengah, tim kemudian tiba di kelurahan Batuputih Bawah dan langsung mengadakan persiapan di lokasi kegiatan dengan kondisi hari yang panas terik dan berangin. Tim kali ini mendapat bantuan personil dari PPS Tasikoki, Billy Lolowang yang bergabung sampai selesai acara.

The journey started at 10am, Harry, Edyson, Ance, and Caroline prepared themselves and everything needed; info stand, programme banners, yaki magzazines, campaign stickers, and signature banners showing the support of our ambassadors the rock band SLANK our ambassador, and plus prizes for the competitions were packed in our project’s car. After a long drive around two and a half hours, our team arrived in Batuputih Bawah and prepared the venue straight away where whilst the day was hot and extremely windy!. We had alsowere also joined by Billy from our partner Tasikoki who helped until the end of the day.

Sosialisasi by Roy n Andre

Roy – FMKH Batuputih Bawah member delivering presentation

Sosialisasi kali ini berbeda, dimana Roy anggota FMKH dan Andre Mahasiswa KKN Unsrat bertindak sebagai pembawa materi di hadapan anak-anak dan orang dewasa, seluruh masyarakat Batuputih. Selain itu ada kuis-kuis seputar materi dimana masyarkat senang dengan hadiah hadiah material SY yang diserahkan langsung oleh Harry. Rame!

This time Socialization the presentation was differentthis time was different, whereby Roy – member of FMKH and Andre from KKN Unsrat (UNSRAT) delivered the presentation in front of many children and adults from the village, the whole people in Batuputih. We had also held quizzes about the information in the presentation by Harry, and everyone were was happy with SY materials handed out as prizes by Harry.! Crowded!

Setelah kegiatan sosialisasi, acara kemudian dilanjutkan dengan lomba panjat pinang. Kegiatan ini sangat menyenangkan, dimana para peserta harus memanjat batang pohon yang dilumuri minyak namun ada berbagai hadiah yang digantung di atas. Masyarakat sangat antusias menyaksikan perlombaan ini karena selain menantang, hadiah yang disediakan panitia juga sangat menarik seperti handphone, uang, peralatan rumah tangga, snack, dll. SY pun berkontribusi menyiapkan beberapa hadiah yang tentunya tetap dengan menyertakan material program kami. Setelah melalui perjuangan keras jatuh dan bangun, akhirnya salah satu tim yang mengikuti perlombaan itu menjadi pemenangnya dan berhak atas semua hadiah. Masyarakat pun senang dan kami pun lega karena kegiatan dapat berjalan dengan baik.

FMKH Batu putih Bawah with Ibu Lurah

FMKH Batuputih Bawah members with Ibu Lurah Selmi Katiandagho were just receiving the new FMKH t-shirts

After the socializationpresentation and other games, the event carried on with panjat pinang. This is a fun activity, where the participants have to climb a slippery pole to get prizes on the top, around 10 meters!. The people are were enthusiastic watching the competition because it’s not only challenging, but there are interesting prizes at the top provided by the organizer of the event, including such as phones, money, kitchen utensils, snacks , etc. SY also put contributedcontribution to by prepare preparing some prices prizes with adding additional programme materials on itincluded. After a long battle effort from groups up and down, one team finally reached the top and win won the prizes. Everyone were was pleased in good spirit and we were pleased that all the community activities run turned out great!well.

Hari berikutnya, berbeda dengan Batuputih Bawah, FMKH Keluarahan Kasawari dan tim Selamatkan Yaki juga berkolaborasi pada perayaan kemerdekaan dengan mengusung tema HUT RI ke 70, Pariwisata dan Selamatkan Yaki. Bersama dengan mahasiswa KKN Unsrat sebagai panitia, lomba yang diselenggarakan sangat beragam mulai dari lomba mewarnai kategori anak TK dan SD, lomba mengarang untuk SMP, baca puisi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, berdansa dengan balon, dan banyak lagi.

2015-08-18 22.21.42

Celebrating Independence Day of Indonesia with Kasawari

The next day, FMKH Kasawari and Tim team Selamatkan Yaki collaborated in the celebration of Independence Day themed: HUT RI ke 70, Tourism and Save the Yaki. Together with more students from KKN Unsrat as the organizer of the event, there are were even more various activities here such as; coloring for kindergarten playschool and primary school students, writing article writing competitions, reading poems in Bahasa Indonesian and English, dancing with balloons, and many more.

Di sela-sela pelaksanaan lomba beberapa Anggota FMKH Kasawari menyempatkan diri untuk mangadakan sosialisasi tentang yaki dengan disaksikan oleh masyarakat yang saat itu sedang berkumpul di sekitar kantor kelurahan Kasawari. Mulai dari anak-anak dan orang dewasa semuanya berbaur dalam luapan kegembiraan dan semangat kemerdekaan. Tak ketinggalan juga Info stand dari Tim Selamatkan Yaki juga ramai dikunjungi oleh masyarakat terutama anak-anak yang ingin tahu lebih banyak tentang yaki dan beberapa satwa yang dilindungi di Sulawesi Utara.

In between the rundown of the day, a few members of FMKH Kasawari had a chance to deliver a presentation about the yaki to the crowded crowds of people around the Lurah’s village head’s office. From little kids to adults, everyone blended joined in the happy times of the Independence Day. Our info stand were was crowded by people visiting and reading many a lot of information about the yaki and some other protected species in North Sulawesi.Sosialisasi@Kasawari

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi para. Hadiah diserahkan langsung oleh Ibu Lurah kelurahan Kasawari, wakil dari mahasiswa KKN Unsrat dan Perwakilan dari Tim Selamatkan Yaki. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama. Enak sekali!

The whole activities in Kasawari ended again by handed handing out the prizes for all winners of the different competitions. The head of the village, the students from KKN Unsrat and representatives of our team helped with this session. All Finally we all had dinner together before leave leaving the venue. Yummy food!

Semoga kehadiran Tim Selamatkan Yaki dan Forum Masyarakat Konservasi Hutan dalam kegiatan 17an tahun ini dapat menginspirasi warga masyarakat di desa-desa daerah penyangga Cagar Alam Tangkoko agar tetap memiliki kepedulian yang sama untuk melestarikan hutan dan satwa liar yang ada di dalamnya sebagai warisan bagi generasi akan datang. Merdeka!

2015-08-18 14.05.06-1Hopefully, with the present presence of our team together with the FMKH members in for this Independence Day, people can get inspired more to take care and have the awareness to conserve the forest and the wildlife as the heritage for the future generation.
Merdeka!

Cheers,
Ance SY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s