SLANK Save the Yaki

Quality Hotel 16 Agustus 2015

Halo sahabat Yaki! Apa kabar kalian saat ini? Kami ingin membagi cerita yang menarik dari duta Yaki kita grup music yang saat ini tetap eksis dan sudah melegenda di blantika musik tanah air. Siapa lagi kalau bukan SLANK. Nah! Mendengar nama SLANK pasti ingatan kita langsung tertuju kepada warna music rock n roll yang mereka usung sejak awal mereka berdiri pada Desember 1983. Dinamakan SLANK karena mereka kelihatan “selengean”. Kata “selengean” biasa digunakan untuk anak-anak muda jaman sekarang yang gayanya semau gue banget. Slank yang kali ini beranggotakan : Vocal – Akhadi Wira Satriaji (Kaka), Drums – Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim), Guitars – Abdee Negara (Abdee), Guitars – Mohammad Ridwan Hafiedz (Ridho), dan Basses – Ivan Kurniawan Arifin (Ivanka), di balik gaya yang selengean itu ternyata mereka banyak menciptakan lagu yang bertemakan lingkungan seperti : “Nggak perawan lagi, Tepi campuhan, Bocah, Lembah Baliem, dan Alami.” Semua lagu itu diciptakan sebagai wujud nyata kecintaan mereka terhadap tanah air Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, flora dan fauna serta keanekaragaman hayati yang melimpah. Segala keindahan ini untuk kita nikmati dan lestarikan sampai generasi di masa depan.

IMG_7721

Harry showing and explaining the Yaki Magz

Hello friends of the yaki! How are you guys? We would love to share interesting story from our Yaki Ambassador, a legendary music group in Indonesia and still exist and up to date. Who else but SLANK. Well! Hearing the name of SLANK, our surely memories immediately drawn to the color of rock n roll music, which they proclaimed since its establishment in December 1983. It is called SLANK from ‘slangean’ (Javanese word) refers to youth nowadays which means ‘whatever I want’. Slank consists Akhadi Wira Satriaji (Kaka) as Vocal, Drums – Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim), Guitars – Abdee Negara (Abdee), Guitars – Mohammad Ridwan Hafiedz (Ridho), dan Basses – Ivan Kurniawan Arifin (Ivanka), and behind the slangean style they have actually created songs with environmental themed such as “Nggak perawan lagi, Tepi campuhan, Bocah, Lembah Baliem, dan Alami.” All songs were written as tangible manifestation of their love of the country Indonesia which is rich in natural resources, wildlife, and all biodiversity. All this beauty is for us to enjoy and take care until the next generation.

Setelah sekian lama tidak jumpa akhirnya pada tanggal 16 Agustus 2015 bertempat di Quality Hotel Manado. Tim Selamatkan Yaki mendapat kesempatan bertemu lagi dengan SLANK yang saat itu hadir tanpa Abdee – sang gitaris Sayang sekali Abdee tidak dapat hadir karena sakit. Semoga cepat sembuh ya Abdee! Pengen tahu apa saja keseruan yang  dalam pertemuan kali ini? Cekidot!

After a long time ago since we met, finally we catch up with them on August 16th in Quality Hotel manado. Our team had chance to catch up with Slank that by that day presented without Abdee the guitarist that was ill. Get well soon Abdee! Do you want to know the fun thing happened on that day? Check it out!

Kami menyiapkan kaos istimewa kali ini. SLANK SAVE THE YAKI! Dimulai dengan foto-foto bersama keempat personil SLANK dengan menggunakan kaos yang bertuliskan ‘Slank Save the Yaki’ serta template untuk photo boot kami. Seperti biasa gaya mereka yang selengean mengundang tawa dari semua tim Selamatkan Yaki, tidak terkecuali beberapa wartawan yang saat itu sedang melakukan pengambilan gambar. Jangan bilang SLANK kalau tidak Funky… We had a lot of fun!

Special tshirt "Slank Save the Yaki".

Special tshirt “Slank Save the Yaki”.

We had prepared special t-shirt that time. SLANK SAVE THE YAKI! Started by taking photos them wearing the t-shirt, and few yaki photo-booth templates. As usual, their slangean poses made laugh to the entire team and some journalists who presented at that time. It’s no SLANK if it’s not funky… We had a lot of fun!

Sobat Yaki masih ingat kan, dalam beberapa kesempatan setiap kali tim Selamatkan yaki melakukan kegiatan sosialisasi dalam bentuk Info Stand menyertakan banner ‘Slank Duta Yaki’ dengan foto semua personil Slank. Banner ini digunakan untuk menampung dukungan dari semua orang dalam bentuk tanda tangan. “Wah banyak benar dukungannya ya…” ujar Kaka yang pada waktu itu sempat melihat dengan seksama banner yang sudah penuh tanda tangan. Terima kasih untuk kalian yang sudah sempat menandatangani banner-banner itu yah..

Did you remember a banner of “SLANK Duta Yaki” (Slank Yaki Ambassador) that is always hanged whenever we have informative stand? This banner consists signatures from visitors as a support of yaki conservation. “Wow..there are lot of supports here..”, said Kaka when saw the banners full with signatures. And many thanks for all of you who has contributed on those banners.

Tidak lupa juga dalam pertemuan yang singkat ini, Harry berbincang-bincang dengan SLANK dan mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait dengan konservasi hutan dan satwa liar khususnya yaki. Yuk simak wawancaranya!

In this short meeting, Harry chatted with SLANK and ask some questions related to forest conservation and wildlife in particular yaki. Let’s read to the interview!

Harry mewawancarai Slank. Harry is interviewing Slank.

Harry mewawancarai Slank. Harry is interviewing Slank.

Harry : Mengapa perlu ada konservasi di Indonesia?
Slank : Karena Indonesia dan Brazil boleh dikatakan the last paru-paru dunia yang hutannya harus dijaga dan dilestarikan.

Harry : Why conservation is needed in Indonesia?
Slank : Because Indonesia and Brazil can be said as the last world lungs that we need to protect.

Harry : Mengapa Slank mau menjadi Duta Yaki ?
Slank : “Makaka…kan ada nama saya Kaka didalamnya,” seru Kaka. Secara pribadi saya (Kaka) sangat tergugah melihat teman-teman dari Selamatkan Yaki yang berjuang untuk menyelamatkan yaki dari ancaman kepunahan, lagi pula yaki ini kan Endemik cuman ada di Sulawesi Utara, cuma ada di Indonesia. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya.”

Harry : Why does Slank want to be Yaki Ambassador?
Slanks : Macaca…there is my name inside it, said Kaka. I personally feel motivated by seeing the work of Selamatkan Yaki to save this species, and this yaki is endemic to North Sulawesi, only in Indonesia. If not us, who else are going to protect them!

Harry : Bagaimana musik dapat berkontribusi dalam konservasi dan apa pesan-pesan Slank untuk para Slankers mania terkait konservasi?
Slank: “Kami tidak akan pernah menyerah untuk menyuarakan pesan-pesan konservasi karena buat kami music does a lot buat konservasi , music lebih efektif karena denga nyanyian kita dapat menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat ketimbang talk show dimana kadang orang hanya datang minta foto, makanya kami Slank selalu berpikir bagaimana music Rock n Roll show bisa menyampaikan pesan visi misi yang dapat di bawa pulang orang banyak seperti, Save Yaki, Save mangrove, Save coral, Save pulau terluar,” ungkap Kaka.

IMG_7795Harry : How can music contribute in conservation and what is your message for Slankers (the fan club)?
Slank : We are not going to give up to shout the conservation messages out, as for us music does a lot, it is more effective because through singing we can deliver positive messages to many people compare than doing talk show where fans come to only take pictures, that is why Slank always think of how Rock n Roll musci can deliver vision and mission, for example together with Selamatkan Yaki, save mangroves, save corals, save the outer islands,” said Kaka.

“Makanya jangan makan yaki! Yaki jangan di tumis! Makan kelinci saja gue nggak tega apalagi yaki yang bentuknya seperti kita, ia nggak?” seru Bimbim.
“Jangan ada Yaki di pasar ekstrim!” tegas Ivanka.
“Untuk Para Slankers dimana saja, Slankers bisa menjadi agen pelindung yaki yang memberitahu, mengajak teman, Kerabat atau siapa saja untuk peduli terhadap konservasi hutan dan satwa liar Yaki.”

“So, don’t eat yaki! Don’t saute yaki! I don’t even able to eat rabbit, especially yaki that looks so similar like us, right? said Bimbin.
“Don’t sell yaki in extreme market!” clear Ivanka.
“To all Slankers anywhere, Slankers can be the agent to save the yaki, through spreading message, invite people, family or friends to care about forest conservation and wildlife espceially yaki.”

Well, setelah mendengar jawaban-jawaban dari Slank ternyata mereka sangat peduli terhadap alam di Indonesia, luar biasa! Sahabat yaki bagaimana dengan kita? “Kalau Slank bisa masa torang nyanda?” demikian bunyi kalimat dalam Slank banner yang sampai hari ini mendapat respon yang sangat positif dari semua kalangan.

IMG_7864Well after heard the answers from Slank, they do care about the nature of Indonesia, cool! Friends of yaki, how about us? “If SLANK do why can’t us?” that’s what written on our Slank banner that have been getting positive responds from many people.

Setelah sesi wawancara, akhirnya pertemuan kali ini ditutup dengan foto bersama seluruh Tim Selamatkan Yaki. Kami juga merekap video singkat dengan mengucapkan slogan kampanye kebanggan Yaki; “Torang Jaga Yaki karna Torang Peduli! Peace!” Selamat berkarya SLANK! Terimakasih buat dukungannya! Semoga pertemuan kali ini akan memberi motivasi positif bagi Tim Selamatkan Yaki untuk lebih giat lagi dalam perlindungan dan pelestarian satwa Yaki dan tentunya bagi sahabat Yaki dan semua masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi hutan di Sulawesi Utara dan Indonesia. Save Yaki! Cheers! Ance-SY

After the interview session, the meeting ended by group photos of all SY team and Slank. We had also recorded short message with our yaki pride campaign slogan; “We protect the yaki because we care!” Keep the good work SLANK! Thank you for the support! Hopefully this meeting will provide positive motivation for SY team to be more active in the protection and preservation of wildlife and of course for friends Yaki and for all the people to be more concerned about the forests and yaki conservation in North Sulawesi and Indonesia. Save Yaki! Cheers! Ance-SY.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s